
| |
TANGIS SANG PERAWAN “Om, Tante sawernya, dong.” Suara dua bocah kecil dipertigaan jalan dekat teriminal baru kota kelahiranku. Dua anak perempuan itu usianya kurang lebih sepuluh dan sebelas tahun. Dengan rok mini, rambut terurai sepundak, dengan lipstic merah jambu terpoles dibibirnya. Tidak akan tampak bila mereka masih kecil, tapi sorotan matanya tidak dapat dibohongi bahwa sedang menyimpan getir kehidupan. Tatapanku tak lepas pada kedua anak itu. Mereka goyang dengan diiringi music dangdut tape kecil disimpan dalam kotak kayu, joget tepat disamping pintu mobil. Mobil BMW. Oh, hanya orang kaya yang sanggup beli, warnanya hitam mengkilap. Aku yakin, penghuni dalam mobil juga melihat kedua anak perempuan sedang joget disamping mobinya. Tapi, pikirannya belum tentu sama dengan yang kupikirkan. Ingin turun dari angkota kota, menyapa kedua anak itu. Tapi, keadaan tidak memungkinkan, sebab posisiku dalam kendaraan umum, bisa-bisa aku pasti yang akan kena dambratan sopir umum. Oh, Tidak…. Tidak mungkin aku lakukan. Aku tidak ingin menyusahkan orang lain karena kenekatan yang tanpa kupikirkan akibatnya. Sesampai terminal pikiranku masih tetap pada kedua anak tadi. Keingintahuku alasan mereka menjadi pengamen sangat besar. Setidaknya aku ingin tahu, dia melakukan itu karena kemauan sendiri atau ada orang lain yang menyuruhnya. Sebab, biasanya seperti di kota-kota besar ada seorang yang akan menjadi penadahnya. Hmmm… tapi separah itukah kota Madiun? Begitu pahitkah kehidupan mereka sehingga masih usia anak-anak sudah harus banting tulang mencari uang. Seharusnya seusia mereka tugasnya sekolah dan bermain, tapi kekejaman ekonomi telah merebut kebahagiaannya sebagai anak-anak yang haus kasih saying dan perhatian. Perasaanku nyeri bila ingat pemandangan tidak sedak itu. hingga membuat aku teringat pada Putri, yah… aku yakin salah satu diantara mereka usianya setahun lebih tua dari Putri dan satunya mungkin lebih tua. Tetapi kemiskinan hingga menyeretnya menjadi pengamen yang memamerkan kecantiakan dan pinggulnya yang seharusnya dijaga. Trus bagaimana keadaannya bila ada laki-laki yang jahil padanya. Siapa yang akan melindungi kehormatannya sebagai wanita. Melihat pemandangan itu, aku hanya bisa mengelus dada. Merasa iba dan kasihan. Hanya doa yang mengalir bagaikan gemercik air telaga kupanjatkan. Semoga diberi perlindungan dari tangan-tangan perkasa yang akan menodainya. Sungguh, malang nasib penerus Ibu Kartini, banyak kaum hawa dijadikan bahan tontonan disetiap pojok jalan banyak terpapang iklan yang dijadikan pajangan selalu perempuan sekdi. Bahkan, film porno dari Hp ke Hp sudah menjadi makanan para remaja. Padahal mereka adalan menerus bangsa, yang seharusnya dilindungi dari penyakit yang merusak pikirannya. Tapi, apa dayaku. Aku sendiri juga masyarakat miskin dan lemah. Manusia sudah menjadi budak dunia. yang selalu ikut aturan hokum dunia pula. Para penguasa saling saingan mendapatkan kemewahan dunia, sedangkan para miskin nangis lapar dibawah teriknya sinar matahari demi sesuap nasi. Jalan terbaik menurutku, diadakan menjaringan anak-anak yang terlantar lalu di masukkan sekolah asrama khusus anak-anak jalanan. Atau mungkin bisa dicarikan anak asuh, supaya penerus bangsa bisa terarah langkahnya. Hingga ikut membantu membangun Negara. “Ini hanya kiat celotehku saat naik angkotan kota melihat dua anak minta-minta dipertigaan jalan lurusannya pabrik rejoagung dan belok terminal baru madiun.” Semoga cepat berhenti tangis para perawan Negara.
CINTA Cinta adalah menempati satu angka perangkaan fitrah manusia. Tanpa nilai cinta yang berdenifisis sebagai letusan rasa orbit naluri kearah mengenali satu obyek dengan penghayatan hakikat dan kewujutannya akan membuntutkan tumbuh besar manusia. Aneka kesenian cinta yang didasari runtutan fitrah tanpa dicabul oleh hawa syahwat merupakan logo kedamaian, keamanan dan ketenangan. Namun cinta seringkali diperalatkan untuk menguasai kegairahan nafsu dan kebejatan iblis laknatullah. Demi kemakmuran manusia sejagat, kita mesti menangani fenomena cinta dengan nilai fikrah yang suci dan iman komited kepada Allah. Permasalahan cinta dihadapi secara serius oleh umat Islam hari ini. Pertumbuhan antara cinta hakiki dan cinta palsu menyebabkan umat Islam menghadapi dilema perasaan yang kronik. Krisis cinta palsu telah memapah umat Islam ke medan pertembuhan yang memusnahkan etika dan sosial. Bahkan konon sekarang ini yang terjadi banyaknya pasangan muda sudah mengikuti gaya kebaratan dengan mengagungkan bahwa pada tanggal 14 Pebruari sebagai hari kekasih. Padahal dalam islam tidak ada hal demikian, cinta ada suatu rasa hati yang cuci dalam menguaraiannya. Banyak manusia belum jelas akan cinta yang benar dalam mencurahkan rasa cinta. Ada suatu cerita mengenai contoh ungkapan karena rasa cinta yang tumbuh hingga berani berkorban. Pertama, seorang istri minta cerai pada suaminya karena rasa cintainya pada suami dan anak-anaknya. Kedua, seorang kekasih (laki-laki) memutuskan tali kasih karena rasa cinta yang sangat besar. Dari kedua cerita diatas, pasti kita akan membuat bertanya-tanya. Kenapa? Sebab kalau mencintai kenapa justru minta bercerai atau meninggalkannya. Seharusnya tetap bersatu supaya cinta dapat tersalurkannya. Pasti kita akan tanda tanya saat membaca sepintas saja, lalu bila mendapat penjelasannya, apakah pembaca akan bertinda demikian? Dalam dua cerita diatas, seorang istri minta bercerai karena cinta pada anak, sebab si ibu tidak ingin atau tidak rela kelak anaknya mengikuti jejak ayahnya sebagai pemabuk dan penjudi. Karena seorang ayah tidak memperhatikan bagaimana perkembangan mental si anak bila setiap hari melihat pemandangan yang seharusnya si anak tidak melihatnya. Kemudian yang dua, seorang pacar (laki-laki) memutuskan kekasihnya karena cinta. kenapa? Sebab takut berbuat sesuatu yang dilarang agama maka lebih baik menghindarinya sebelum terjadi. selain itu dalam islam jelas tidak ada pacaran. Semoga Allah memberikan ganjaran terhadap usaha yang kecil ini dalam membersihkan jiwa pemuda-pemuda dari sebarang permainan perasaan yang hanya akan menyesatkan fikiran. Bagaimana kududukan cinta dalam pandangan islam? Apakah islam sangat membenci cinta? tentu tidak. Tapi justru islam memandang tinggi akan kedudukan cinta yang tumbuh dalam naluri/ perasaan pada setiap manusia. namun cinta mendapat penjagaan yang sangat ketat dalam islam supaya tidak merusak jiwa manusia itu sendiri. Islam meletakkan cinta tertinggi dalam diri manusia adalah cinta kepada Allah. Tanpa cinta kepada Allah yang murni perlakuan hamba tidak akan bersahaya. Kemudian sebagai tunjangan kehidupan manusia adalah bila dapat mengenali dan menyintai menciptanya. Sinaran cinta akan mendorong bertindak iklas dalam mengabdian diri kepada Allah dan menghasilkan iman yang mantap. Seperti sabda firmannya: “( walaupun demikian), ada juga diantara manusia yang mengambil selain dari Allah( untuk menjadi) sekutu-kutu(Allah), mereka mencintainya, (memuja dan mentaatinya) sebagaimana mereka mencintai Allah; sedang orang-orang yang beriman itu lebih cinta (taat) kepada Allah….” (surat Al- Baqarah ayat : 165) Memiliki cinta murni kepada Allah adalah sebagai kebanggan kita sebagai hambaNya. Bahkan untuk mendapat cinta dari Allah kita harus bisa mendahulukan pengorbanan yang sangat mahal untuk meraihnya. Sebab, tidak semua manusia akan dapat menikmati betapa indahnya mendapat cinta Allah tanpa ada perjuangan untuk meraihnya. Bagaiamana dengan pembaca semua? apakah juga ingin menikmati indahnya cinta dari Allah? Kalau kalian menjawab iya, maka mulai sekarang berjuang dengan hati iklas lilahi ta’ala untuk mendapatkannya. Terutama harus berdasar dalam tatanan di jalanNya. Semoga pembaca semua dapat meraihnya. Amien.
"Mbak, sudah dengar khabar tentang BMI dianiaya majikannya belum?" kata temanku sore itu. "Oh, kejadian apa lagi ini. Baru saja terjadi pembunuhan dan hanya jarak beberapa bulan terjadi penganiayaan, sungguh kejam." jawabku geram. Kejadian terungkapnya penganiayaan tepat saptu malam minggu pukul dua malam. saat itu agency yang sudah curiga karena tidak pernah melihat si Tri (korban) libur datang ke agency. begitu juga saat di telpon majikan selalu melarang Tri ngobrol dengan bahasa Indonesia. Maka, kejadian itulah yang membuat pihak agency untuk menggrebek rumah majikan pada malam hari. Ternyata, Tri agustin ini sudah keadaan sangat mengenaskan. Dengan banyak luka memar diseluruh tubuh, bahkan telinga sampai bengkak seperti bola tenis. Seteleh melihat itu semua sehingga terjadilah penangkapan majikan untuk dibawa ke kantor polisi dimintai pertanggung jawabannya. BMI asal Magetan jawa timur ini bekerja di Hongkong baru enam bulan, belum selesei masa potongan gaji. Sudah mendapat musibah yang sangat biadab dari majikan. Sungguh kejam sekali sikapnya. Rasa kemanusiaannya tidak ada lagi, apakah tidak ada cara lain untuk menegur pembantu yang mungkin berbuat salah selain dengan cara penganiayaan. Hmmm.... semua pasti ada balasannya. Semoga Allah selalu memberikan balasan setimpal kepada majikan Tri karena atas perbuatannnya dan keluarga Tri di beri ketabahan untuk menghadapi cobaan ini... Amien...
 Aku ikut lomba tulis cerpen di BI ( Berita Indonesia ) koran yang tersebar di Hongkong ini hanya menguji coba sebesar mana kemampuanku belajar nulis. Sebab untuk belajar nulis ini saya tidak merenggut uang tabungan sedikit. Saya berani membeli buku, Laptop, dan pasang internet guna terpenting untuk banyak membaca bagaimana cara nulis cerpen atau macam tulisan lain. Maka, daya pikiran dalam kemampuanku berbisnis akhirnya main juga... "Apa salahnya, aku asah trus tuk belajar nulis selain untuk hobby, bagi hikmah pengalaman, dakwah, dan syukur-syukur dapat aku jadikan tambahan anggaran dan untuk masa depan," pikirku saat itu. Mungkin orang akan menilai bahwa cara pikirku ini seperti orang yang picik atau mungkin materialistis, bagiku tidak. Sebab aku hanya berpikir dalam mengeluarkan uang untuk beli laptop dan pasang internet jangan sia-sia begitu saja. Tapi harus ada kegunaannya, kalau pun hanya sekedar untuk chatting alangkah baiknya pergi ke warnet. Maka, aku juga tidak menyangka kalau ternyata aku harus meraih juara harapan dua, tapi ini bagiku sudah kebanggaan tersendiri. Sebab aku bukanlah lulusan sekolah SMA atau suka nulis sejak sekolah. Aku lulusan STM banyak belajar tentang elektronika dan hanya belajar di salah satu organisasi forum lingkar pena Hong Kong dapat nulis lumayan. Jadi kemenanganku ini bukan hanya hasil karyaku, tapi paling utama karya Allah yang disalurkan lewat saya begitu juga berkat dukungan dan kritikan teman-teman FLPHK juga teman-teman penulis yang ada di tanah air yaitu mas Darwis. Tanpa kritikan dan dukungan mereka aku bukanlah siapa-siapa lagi. Dengan kemenangan ini aku punya hak untuk bangga tapi kebangganku ini bukan mendukung dalam hal kesombongan, melainkan untuk memdukung untuk lebih maju lagi dalam berkarya. Maka, tidak lupa aku ucapkan terima kasih kepada keluarga besar FLPHK, keluarga besar FLP pusat Jakarta, keluarga besar dompet dhaufa, Pak Darwis, Pak Bonari, dan keluarga besar dari BI telah percayakan bahwa karyaku ini menyandang juara harapan 2 semoga dengan ini memberi aku suport untuk semakin berkarya dan berkarya....... Hanya doa dan tekat yang kuat resep utama untuk membuat kita berhasil dalam melakukan apapun yang ada di dunia, sebab Allah SWT penentu segala apa yang dilakukan umatNya.  Surabaya - Mungkin kita tak pernah tahu bagaimana kondisi para TKI di Hongkong Namun, kini aktivitas sehari-hari para TKI ini dipamerkan. Tentunya, dipamerkan dalam bentuk pameran foto. Pameran foto ini memotret bagaimana kehidupan para TKI kita sebenarnya yang berada di Hong Kong. Pameran yang bertajuk "Pameran Foto Para TKI Hong Kong dan TKI Kita" merupakan karya para TKI yang bekerja di Hong Kong. Acara ini digelar di Galeri Surabaya, Kompleks Balai Pemuda. "Kita ingin memberikan sesuatu yang berbeda dari yang lainnya. 100 Persen foto-foto yang ditampilkan adalah karya para tenaga kerja sendiri," ujar penggagas sekaligus panitia pameran, Bonari Nabonenar. Banyak dari foto yang dipamerkan merupakan aktivitas mereka ketika sedang bersantai. Bahkan ada juga foto yang memperlihatkan mereka sedang berlatih pemandu sorak, juga sedang menarikan tarian Ngremo khas Jawa Timur. Juga terekam dalam foto, kondisi yang membuat miris hati kita. Salah satunya adalah foto tentang tewasnya seorang PRT yang terjun bebas dari gedung yang menjulang tinggi. Foto-foto yang dipamerkan tersebut, selain dikirim langsung dari Hong Kong, juga merupakan sumbangan dari para TKI yang sudah malang melintang di luar negeri. n Posted by : Redaksi - Fani| 07 September 2007, 10:44 WIB http://www.teenage-online.comDinamika Hidup Buruh Rantau
SURABAYA - Hongkong dan TKI Kita. Itulah tajuk pameran foto yang diadakan di Galeri Surabaya hingga 11 September. Sesuai tajuk tersebut, 100 karya yang dipamerkan bercerita tentang dinamika buruh migran di Hongkong.
"Saya ingin menghapus stigma bahwa TKI identik dengan kebodohan," kata Bonari Nabonenar, seniman yang menggagas pameran foto tersebut.
Karena itu, berbagai aspek kehidupan yang sebelumnya tak terungkap juga ditampilkan. Misalnya, tentang Enny Kusuma, TKW yang menulis buku motivasi Anda Luar Biasa. Atau, Denok Rohmantika, TWI asal Malang yang menelurkan kumpulan cerpen Majikanku Empu Sendok.
Foto-foto itu pun terasa kuat dan intim. Sebab, yang menjepret adalah para TKI yang sehari-hari bekerja di sektor domestik. Momen yang diabadikan pun cukup beragam. Misalnya, cara para TKI berunjuk rasa, menjadi petugas pengibar bendera, hingga momen-momen santai.
Pameran tersebut baru kali pertama diadakan. Rencananya, pameran itu dikemas secara road show di kantong-kantong TKI di seluruh Jatim. Misalnya, Trenggalek, Tulungagung, dan Ponorogo.
Mei tahun depan, Bonari berancang-ancang mengadakan kembali pameran foto itu bersamaan dengan festival budaya buruh. Pada 11 September, pameran berakhir. Sebagai puncak acara, diadakan talk show dengan narasumber seorang TKI. (nar/ign)
sumber: Jawa Pos Jumat, 07 Sept 2007,
TKW Hongkong Bentuk Forum Budaya Buruh Migran
Surabaya (ANTARA News) - Sejumlah TKW Indonesia yang bekerja di Hongkong membentuk Forum Budaya Buruh Migran Indonesia (FBBMI) untuk mewadahi aspirasi serta kegiatan kebudayaan mereka selama berada di tanah air.
Bonari Nabonenar, salah seorang penggerak seni buruh migran kepada ANTARA News di Surabaya, Senin mengemukakan, FBBMI itu diketuai oleh Wina Karnie, TKW asal Magetan yang sudah menerbitkan buku kumpulan cerpen, "Perempuan Negeri Beton".
"FBBMI akan diresmikan 17 Oktober di Dusun Nglaran, Desa Cakul, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jatim bersamaan dengan kegiatan diskusi bertema `Orang Kampung dan Globalisasi`," katanya.
Menurut dia, FBBMI akan menjadi wadah untuk memfasilitasi para buruh yang mengambil cuti dan hendak menggelar pentas seni atau kegiatan budaya lainnya di Indonesia. Forum itu juga akan menjadi wadah konsultasi TKW yang hendak menerbitkan buku.
"Kebetulan Wina Karnie juga menjadi Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Hongkong yang merupakan organisasi para penulis," kata Ketua Paguyuban Pengarang Sastra Jawa Surabaya (PPSJS) itu.
Menurut dia forum itu dibentuk karena selama ini lembaga pembelaan atau advokasi kaum buruh migram sudah banyak berdiri, sedangkan untuk menjembatani kegiatan budaya bagi mereka belum pernah ada, khususnya ketika mereka berada di tanah air.
Selain kegiatan peluncuran FBBMI dan diskusi, di dusun terpencil di Trenggalek itu juga digelar pameran foto "Hongkong dan TKI Kita" yang merupakan kelanjutan dari pameran pertama di Galeri Surabaya, kompleks Balai Pemuda beberapa waktu lalu.
Sekitar seratus foto tentang seluk beluk Hongkong dan TKI itu akan dipamerkan mulai 15 hingga 17 Oktober di rumah orangtua Bonari sendiri.
"Mengapa diselenggarakan di Trenggalek? Karena pameran itu memang akan dikelilingkan se Jatim, khususnya wilayah yang banyak menyumbangkan TKW ke Hongkong. Kebetulan yang banyak daerah kawasan selatan Jatim," katanya.
Ia mengemukakan, di Trenggalek kemungkinan besar foto-foto itu mendapatkan apresiasi lebih baik dibandingkan dengan di Surabaya. Sebab Trenggalek dan sekitarnya merupakan salah satu daerah yang banyak memberangkatkan TKW ke Hongkong.
Foto-foto karya para TKW itu memotret berbagai obyek di tempat kerja mereka, seperti gedung-gedung bertingkat hingga 60 tempat mereka bekerja, aktivitas mingguan mereka di Victoria Park, fasilitas umum, kendaraan di jalan atau perpustakaan tempat mereka memperkaya wawasan.
Lewat pameran itu, Bonari berharap akan memberikan gambaran lengkap kepada masyarakat, khususnya keluarga para TKW mengenai pekerjaan para buruh itu serta suasana dan kehidupan di negeri Hongkong.
"Misalnya, foto flat yang terdiri atas 50 hingga 60 lantai tempat para TKW bekerja sebagai pembantu. Foto itu memberikan informasi penting bagi keluarga TKW maupun calon TKW yang belum berangkat," katanya.
Menurut Bonari, calon TKI akan tahu bahwa mereka bisa bekerja di gedung tingkat 60. Dengan pengetahuan itu, para calon TKW bisa mengukur diri, apakah mereka berani berangkat atau tidak. (*)
Sumber: Seni & Hiburan 08/10/07 20:38 Copyright © 2007 ANTARA
 Saat dilanda malas keluar rumah karena panas. hmmm.... dak bakalan keluar deh dari kandang, makhlum Hongkong memasuki musim panas. Semakin gayem saat majikan tidak ada dirumah, wahhhh payah semakin malas keluar kamar. pekerjaan rumah selesei langsung didepan computer sampai bosan.
Tetapi saat perut mulai keroncongan... nah loooo... baru tingak-tinguk cari makan di dapur. Hmmmm.... tidak ada makanan, lihat kulkas ada sedikit bahan-bahan yang bisa untuk dimasak....
Karena tidak kepasar dalam kulkas ada kangkung, tahu, union, telur.... Mau dimasak apa ya...? udah tanpa perhitungan karena isi perut sudah didemo asal masak saja.. eh.. tidak tahunya.. uuuueennnaakkkk dan lezattttt.... Ingin tahu nihhhhh.....ok aku kasih tahu rahasianya ya....
BAHAN: 1. Ung joe = kangkung 2. taufu = tahu 3. yong jong = onion 4. lat ciu = cabe 5. swing dau = bawang putih BUMBU: 1. yin = garam 2. dong = gula 3. kei fen = kaldu ayam 4. dhim si yau = kecap manis CARA MEMBUAT: 1. potong tahu kota persegi panjang goreng agak kering 2. kangkung cuci dan potong sepert jari kelingking panjangnya 3. onion potong jd 2 lalu potong lagi tipis berlawanan arah serat 4. bawang, cabe di potong tipis 5. wajan kasih minyak goreng panaskan, setelah panas api dikecilkan lalu masukkan bawang sama onion tumis sampai harum dan warna agak kecoklatan. setelah itu masukkan cabe dan ksih sedikit gula tumis lagi. masukkan kangkung tumis sampai layu lalu masukkan tahu, garam, kaldu ayam, kecap manis dan tumis setelah itu tutup masak 5 menit, kemudian buka rasakan kalau bumbu sudah pas menurut selera angkat. siap sedia
Menu ini lebih nikmat lagi untuk makan malam dan dilengkapi dengan telur mata sapi pasti semakin nikmat dehhhhh.... Tidak percaya ... silahkan mencoba sendiri ya... selamat menikmati...
  Kejadian meletusnya gunung merapi sudah usang didengar, walaupun bekas-bekasnya masih terlihat mata. Bahkan mungkin masih ada orang yang trauma dan sedih dengan kejadian itu. Walaupun aku tidak ada di indonesia saat itu, tetapi aku selalu membaca perkembangan lewat koran atau televisi Hongkong.
Aku tidak bisa membayangkan seandainya saat itu ku berada di sana.Mungkin aku tidak akan bisa tidur disepanjang malam, karena rasa ketakutan itu. Kemarin aku tanya pada seseorang yang sering bantu aku belajar nulis, apakah punya fotonya gunung merapi saat meletus. Alhamdulilah dia punya, lalu dia kirim ke padaku beberapa lembar.
Setelah samapai dan aku melihat" Astofirullah... begitu mengerikan sekali... sampai-sampai aku merinding melihatnya. Sungguh, begitu besar kekuasaan Allah atas dunia ini. Hanya dengan detikan, gunung itu mengeluarkan api yang menjilat tinggi dan mengeluarkan lahar yang sangat panas.
Dari foto itu aku merenung. Yah, aku merenung dan merasa malu pada diriku sendiri yang sering mengkhianati cintaNya padaku selama ini. Allah begitu besar kasih sayangNya pada dunia serta seluruh makhlukNya. Bahkan kadang manusialah yang sering menyakiti Allah. melanggar segala larangannya.
Setelah melihat api itu, aku membayangkan bagaimana panasnya api neraka. Oh, sungguh aku tidak bisa menuliskan dengan kata-kata. Begitu banyak dosa yang aku lakukan yang tidak disengaja atau memang di sengaja.
Dari semua bencana yang datang selama ini aku jadikan suatu teguran dan ujian dari Allah kepada kita semua... Lihat tuh orang-orang besar dari Indonesia banyak yang korupsi, suka hidup mewah dan bersenang-senag diatas menderitaan kaum miskin. Kalau sudah punya kemewahan menjadi sombong sekali, merasa berkuasa. Padahal harta benda yang kita peroleh dengan jerih payah itu hanyalah titipan dari Allah kepada kita.
Semoga dengan kejadian bencana itu sebagai renungan buatku, bahwa kita sebagai ciptaanNya tidak punya hak menyombongkan diri, hanya Allah yang punya hak. Ya, aku setiap hari merenung dan berdoa untuk tanah airku . aku berharap tanah airku kembali makmur dan damai.
Dan aku akan berdoa, semoga orang-orang yang masih suka menindas rakyat kecil sadar dan mau bertaubat kembali kejalanNya....
  Tepat pukul satu siang (21/5) aku menanti yunda ifah di MTR Causeway Bay, saat itu aku tingak-tinguk dipinggir pagar kaca dekat pintu masuk otopus. Eh, tanpa aku duga, aku melihat teman satu PT dulu, dan yg membuat aku semakin terkejut selain wajahnya yg semakin cantik dan juga kalung yg dia pakai ada bantul seperti yg aku pakai 2 thn yg lalu. kalau cara berpakaian aku tdk heran sebab sebelunya aku sering dia pakai pakaian you can ci he he he... baju buat sodaqoh di musim panas itu lhoooo
Ternyata, kulihat dari mimik wajahnya, dia juga heran melihat caraku berpakaian, aku pakai jilbab yg biasa dia pakai saat ada yasian dimalam jum'at sewaktu di PT jadi seperti kita saling tukar pakaian saja. Saat itu aku bengong bingung mau tanya apa padanya, dalam pikiranku heran kok bisa dia melakukan itu semua...
Padahal, dulu aku bela-belain ikut Yasian karena aku ingin mendengarkan dia bersholawat dan membaca AL'quran, suara dia sangat merdu sekali, pokoknya enak sekali didengar dan saat itu aku non muslim.. Karena sering mendengar aku semakin cinta dengan islam dan ada keinginan pindah, tapi lom ada niat yang kuat untuk pindah, garis besarnya belum dapat hidayah olehNya..
Tetapi, aku tidak mengira orang yg bisa membuatku terkagum dengan islam lewat lantunan suaranya membaca Al'quran justru menggadaikan imannya dengan laki-laki jerman... oh... sungguh disayangkan sekali... Saat itu bathinku menjerit menangis menyesalkan atas keputusannya, aku mendengarkan dengan seksama kisah bertemunya dengan suaminya orang jerman itu, bahkan aku juga dikasih lihat foto dia saat menikah di Hongkong dan pernikahannya di Indonesia dengan pakaian adat jogya..
Dia bercerita dengan hati berbunga-bunga, seolah dia sangat bahagia sekali. Tetapi dari mimik wajahnya, terlihat kalau dia juga ingin banyak tahu kenapa aku sekrang berpindah keyakinan, tapi karena aku sudah ditunggu yunda Ifah aku langsung cabut, selain itu dia juga janjian dengan temannya sendiri.
Jadi pertemuan itu seolah kita saling todong dengan pertanyaan yg ada pikiran masing-masing dengan perubahan itu. Dalam hati aku berdoa untuknya, semoga dia diampuni segala keputusannya selama ini dan semoga suaminya mendapat hidayah sehingga bisa kembali kearah jalan yang dulu dianutnya.
Saat itu dia sedang hamil 6 bulan, semoga lancar dalam kelahirannya. Menurut cerita dia, bulan 9 kedua orang tuanya akan datang ke hongkong untuk menemani dia bersalin.... Hanya doa..doa...doa... yang bisa aku panjatkan utnuknya....
  Kurang lebih dua minggu aku mulai sering bertemu laki-laki itu. Padahal aku mengenalnya sudah lama sekali, karena kesibukan kita masing-masing yang memutuskan hubungan berteman. Awal percakapan kita saling tukar pengalaman kita masing2, disitulah sehingga kita saling mengenal lebih akrab. Selain itu dalam memandang dunia, kita hampir ada persamaan yaitu kita condong membela rakyat kecil. walaupun tidak semua jalan pikiran kita sama tapi kita saling menghargai apa yang kita bahas selama bertemu. Dengan keakraban itu tak terasa kita saling curhat masalah pribadi, sehingga kita saling menasehati dan mendorong untuk tetap semangat dalam menggapai masa depan. Begitu banyak perhatian dan nasehat yang diberikan kepadaku sehingga aku merasa ada semangat untuk menggapai apa yang selama ini aku sembunyikan di dalam bathin kekecewaanku. Aku mempunyai banyak teman disekitarku, tapi aku begitu sulit bisa menceritakan segala apa yang ada dalam hatiku. Padahal mereka sungguh baik dan perhatiaan padaku, tapi begitu sulit untuk menceritakan padanya. Ada hari yang tidak dapat aku lupakan, disaat aku bertemu dengannya. Di saat hatiku kacau, dia datang mengirimkan sebuat gambar yang membuat terenyuh jiwaku... yah, aku diam badanku bergetar dan keringat dingin keluar membasahi kulitku.. Hatiku menjerit dan menangis setelah aku melihat gambar itu.... sehingga malam datang aku langsung bersujud diatas saljadah. Aku memohon ampun padaNya..... Begitu banyak dosa yang akulakukan terhadap buah hatiku yang selama ini aku tinggalkan bertahun-tahun dinegeri orang. Aku semakin rindu pulang, aku ingin menjalankan kewajibanku sebagai ibu dan merangkap sebagai ayah.... Sungguh ini adalah amanah dari Allah yang diberikan padaku, untuk menjadikan buah hatiku menjadi anak yang soleha dan berguna bagi bangsanya. Dalam doa aku selalu memohon diberi kekuatan untuk menghadapi segala cobaan sesampai di indonesia nanti. Dan aku akan tetap menjadi wanita yang tegar dan tanpa pantang putus asa. Berkat bimbinganNya dan dukungan teman2 Flphk dan teman lainnya aku harus tetap menjadi wanita Istiqomah dalam ibadah. Amien....Yarobal Alamin....

| |