"Pertama kenal denganmu, kulihat matamu menyimpan banyak delima luka," kata beberapa teman pertama kenal diriku. kata itu yang terucap teman-temanku saat pertama kenal dengan diriku. Walaupun tidak semua, tapi itu sudah mewakili ungkapan teman-temanku selama ini.
Kurang suka banyak teman, ini yang ada padaku. aku lebih suka tempat sunyi, sendiri, diam dalam kehidupanku sendiri. entah kenapa aku lebih suka di tempat sunyi, sejak kecil aku lebih suka sendiri dikamar atau di puncak, tempat penggunungan. karena aku merasakan ada kedamaian dengan alam. tanpa ada yang ingin menyakiti diriku.
Menyembunyikan derita hidup sejak kecil salah satu usaha kemana aku melangkahkan kakiku. Aku tidak ingin kalau semua orang tahu kalau aku menyimpan derita, masalah, maupun kecewe. sebab aku tidak ingin mendapatkan belas kasihan darin siapapun kecuali belas kasihan dari Nya semata.
Belas kasiha dari manusia belum tentu memberiku bahagia abadi. Hanya Dia yang dapat memberi bahagia abadi yang selama ini sudah banyak aku dapatkan tanpa bisa dihitung lagi. Belas kasihan dari dunia akan membuat hati kita buta dan egois. kemudian mendidik kita tidak mandiri dan dewasa dalam menjalani hidup yang penuh teka-teki.
Memang sulit untuk menyembunyikan masa lalu. Masa lalu karena datang dari kehancuran kelurgaku sendiri. tapi setidaknya aku sudah berusaha untuk menyembunyikan aid keluargaku sendiri dan berusaha untuk hidup kejalan terbaik. Satu paing utama menjalani takdir yang pahit ini dengan hati iklas, sebab aku pribadi tidak ada pilihan selain menerima kodrat ini.
Aku yakin semua orang tidak ingin mempunyai derita seperti yang aku alami, begitu juga diriku sendiri. tapi kalau emang takdir harus bicara demikian apa boleh buat, harus menjalani dengan hati iklas dan damai. Sebab, dibalik derita ada kebahagiaan dan dibalik cobaan pasti ada hikmahnya yang tersembunyi....
Apakah demikian yang dirasakan teman-teman lainya yang sama mempunyai masa lalu pahit dengan keluarganya... kuharap semua bisa di ambil hikmahnya atas semua ini.... Amin...
Allah tidak akan menjatuhkan cobaan hambaNya yang melebihi kemampuan hambaNya itu.