wana's posts with tag: celoteh putri

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag celoteh putri
Blog EntryCELOTEH PUTRIMar 27, '08 11:57 AM
for everyone

Hmmm ... ceritanya lagi kangen ama putri, nih...

Pulang dari pasar, saat nunggu bus antar jemput aku teringat putri. "Telepon dulu ah... ," batinku. biasa para kawula babu kalau diluar rumah tidak akan pisah ama Hp. Benda kecil yang ajaib. sebab bila sudah dirumah, kunci rapat deh ini mulut. Takut simbok alias majikan ngoceh nyanyi halo-halo bandung bahasa china.

dengan lincah tanganku pencet no hp putri. "tutt...tut....

"Assallamu'alaikum..." jawabnya dari seberang.

"Walaikum salam. gimana khabarnya, Put?" tanyaku seketika saat mendengar suara bidadari kecilku yang renyah dan super cerewet.

"Put, gimana kabarnya? simbok dan bapak dimana? eh ini tadi kok langsung dijawab, emang putri lagi apa, sih?" tanyaku nerucus kayak jalan kereta.

"Yang mana dulu jawabnya. hmmm... simbok dan bapak lagi panen rambutan. yah, hp nya khan putri gantungin ke leher, jadi langsung bisa jawab.

"sudah makan sayang," tanyaku lagi. "ya sudah lah... emang sekarang jam berapa. Ibu ini kok yo aneh to....

welehhhhh.... putri...putri...  tadi sekolah nilainya berapa hayoooo...

ada deh... yang jelas tidak telur deh.   jadi sudah tidak bisa dadar telur he he he karena nilainya seratus." celotehnya.

aku sedikit terharu, bila putri sudah mau ngobrol ama aku. semenjak tak belikan hp aku lebih semakin dekat denganya.... wwuuuiiihhh suueneng deh....

tapi sekarang semakin gaya n sudah berani ngritik segala. baru kemarin aku dapat kritikannya. Begini, dia tepat tanggal 9 maret utah yg ke-9 tahun. nah, aku telepon dan kasih ucapan. lalu aku tanya minta hadiah apa. ternyata minta hadiah tas warna pink.

Dengat semangat aku mencari tar warna pink mau aku titipkan ke teman yang akan pulang. "Aku harus bisa membelikan. ini pertama kali putri mau minta sesuatu," ujarku pada diri sendiri.

e.. e ternyata tidak aku temukan tas yang sesuai permintaa putri. hmmm.... terpaksa deh titip uang, lalu nyuruh mas... membelikan.

ternyata, putri seneng jadi aku pun ikut suueneng, deh. sampai-sampai air bendungan muncrat juga deh dari telaganya. setelah beberapa ngobrol ngalor ngidul. tidak dinyana putri komenyar yang membuatku klepek-klepek..

"Kenapa yang ngantar tasnya Pak Andre, kok bukan ibu." tanya saat itu

"Ibu khan kerja di Hongkong. jadi tidak bisa datang saat putri ultah." jawabku bijak.

"Khan ibu bisa naik pesawat to. iiihhh putri ultah ibu tidak pernah datang, kok seneng banget sih di hongkong. apa tidak pingin nasi kuning buatan simbok ya," celotehnya yang sedikit ngritik.

deg... hatiku langsung deh trenyuh dengan kata-katanya. hiks... maunya sih ingin dekat putri tapi keadaan belum memungkinkan.

"Maaf ya sayang. InsyAllah ibu pulang, ok." jawabku singkat. ceritanya malu nih ama putri he he he... alihkan pada pembicaraan topik lain ah....

"Put, bilang ke bapak kalau ibu nanti telepon." amanahku pada putri. "Jam berapa?" tanyanya. aku garuk-garuk kepala yang tidak gatal sambil mikir-mikir.

"Uh... kok lama banget. aku lagi main pit-pitan, lho." brontaknya dengan jengkel. "Ya udah tar malam aja telepon, titik." ujarnya tegas.

"Welehhh... putri marah, nih. ok tar malam sayang. ibu pamit dulu, ya. wasalam...

"Walaikum salam....." jawabnya. lalu tutt...


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help