"Aduhhh... seperti lepet saja. emang tidak panas ya..?!" kata penjual ikan dengan bahasa kantonisnya.
"Glerrrr...huakakakakak....!!! semua orang ikut tertawa.
"Enek saja, cantik-cantik dibilang seperti cung," gerutuku dalam hati.
Inilah tantangan bagi TKW yang diHongkong bila saat jam kerja tetap memakai jilbab. Makhlum sekarang Hongkong lagi musim panas jadi wajar kalau mereka tanya apa tidak pengap dengan kepala tertutup kain.
Padahal saat musim panas semua orang tidak tua maupun muda selalu bersodaqoh kemulusan kulit he he he he maksudku pakai baju serba you can ci... itulah serba terbuka banyak jendela semilir....
Tetapi aku tetap memakai jilbab walaupun panas disaat pergi kepasar, emang jarang saat jam kerja wanita indonesia kalau pergi kepasar pakai jilbab, mungkin memang majikan tidak memperbolehkan atau alasan lain aku tidak tahu...tetapi karena semenjak menjadi muslim aku berjilbab kalau mau lepas jilbab ditempat umum terasa berbuat kesalahan besar dan merasa ada yang kehilangan dalam tubuhku...
Inilah sebagai cobaan bila musim panas tiba, karena tidak dijalan maupun di tramway banyak orang yang akan memandangku mungkin akan mengatakan sesuatu tentang diriku, walaupun ucapan itu hanya dalam hati saja. "Tidak apa, ini suatu perjuangan dijalan Allah," Hiburku.
Aku akan merasakan kenyaman bila memakai jilbab, setidaknya bisa untuk sebagai rem segala tingkah laku kita selama diperjalanan he he he terutama Zina mata dan hati. Karena di Hongkong banyak cowok ganteng he he he.... jadi bila kita memakai jilbab InsyAllah pikiran kita hanya tertuju pada Allah semata dan merasa sekali kalau Allah disamping kita dan kita tersa takut bila memandang sesuatu yang tidak perlu kita pandang.
Semoga semua kaum hawa merasakan demikian, jilbab bukan hanya untuk mempercantik wajah saja, tapi untuk sebagai ibadah kita kepada Allah dan menjalankan segala apa yang diperintahkan....
Sobat-sobatku di Hongkong tetap berjuang dijalan Allah, biarpun mereka mentertawakan kita karena seperti cung/lepet karena panas-panas tertutup tapi dimata Allah kita hamba yang beriman. tetaplah semangat menyemarakan muslim yang berjilbab....Amin..