
Aku tersungkur dipadang rawa
langkahku terseok berjalan tanpa arah
gorean luka menganga tantang takdir
darah mengalir dengan sejuta makna
telaga kering tanpa air mata
sesakkan dada kian rapuh karena duka
Ingin teriak...
tapi mulut kelu tanpa ada suara
Ingin menangis...
tertahan dalam gumpalan kepedihan
Kini aku diam...
Diam... dalam kepasrahan pada-Nya